Konservasi




LAPORAN PERJALANAN DINAS
Mengikuti Kuliah Tamu  Conservation Biodiversity in a Changing World Di Universitas Papua  Manokwari


















DIREKTORAT JENDERAL PENGENDALIAN PERUBAHAN IKLIM
BALAI PENGENDALIAN PERUBAHAN IKLIM DAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN WILAYAH MALUKU PAPUA
                                                    OKTOBER,  2018



 
      Laporan Perjalanan Dinas


 
I.       Dasar :

1.    Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor : P.18/ MenLHK-II/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan;
2.    Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor : P.13/Menlhk/Setjen/OTL.0/1/2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan;
3.    Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Nomor : Per22/PB/2013 Tentang Ketentuan Lebih Lanjut Pelaksanaan Perjalanan Dinas Dalam Negeri Bagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri dan Pegawai Tidak Tetap;
4.    Surat Tugas Kepala Balai PPI dan Karhutla Wilayah Maluku Papua Nomor : ST. 173/BPPIKHL-MAP/TU/Peg.3.10/8/2018  Tanggal  3 Oktober 2018.

          Petugas yang melaksanakan perjalanan dinas :
Nama/NIP : Carolin Patricia Kanuna, S.Hut
                 Marsen Purba, S.Hut
                 Wilda Pratiwi, S.Hut



II. Pelaksanaan Kegiatan
a.    Dalam kuliah tersebut disampaikan cara-cara Pengelolaan kawasan  Konservasi yang dilakukan melalui metode METT (Management Effectiveness Tracking Tool). Metode METT bertujuan untuk membantu melaporkan kemajuan efektifitas pengelolaan kawasan bagi kepentingan manajemen secara adaptif dan untuk memberikan gambaran secara cepat mengenai kemajuan dalam upaya meningkatkan efektifitas pengelolaan dalam kawasan konservasi.      Dalam seminar ini dibahas mengenai cara meningkatkan pengelolaan kawasan hutan konservasi  yang ada di berbagai daerah indonesia yang selanjutnya akan dilakukan.
b.    Dalam seminar tersebut  disampaikan bahawa metode METT ini telah dilaksanakan di berbagai daerah indonesia salah satunya di taman wisata alam yang ada di sorong Papua Barat

III.   Penutup
a.    Kesimpulan
Pengelolaan kawasan hutan konservasi  melalui metode METT  Menghasilkan Pengelolaan yang yg lebih efektif

b.    Saran
1.    Perlunya pengembangan dari  metode METT ini, serta segera diaplikasikan diberbagai Lembaga yang ada di indonesia


         Penyusun
                  


                                Marsen Purba, SHut
                            




Lampiran Dokumentasi Kegiatan 
   
  













I


  

















Comments

Post a Comment